Back To Nature; Tentang Manfaat, Kelebihan dan Cara Penggunaan Tanaman Obat

Istilah Back to Nature semakin populer di dunia, sekarang ini banyak orang mulai sadar akan pentingnya pengobatan dengan bahan-bahan alami seperti tumbuh-tumbuhan, biji-bijian, dan buah-buahan. 

Pilihan untuk menjaga kesehatan dengan Back To Nature menjadi langkah tepat sekaligus sebagai upaya aman dalam memperkuat daya tahan tubuh agar tetap sehat serta tidak mudah sakit. Istilah Back to Nature atau kembali lagi ke alam sedang gencar bicarakan dan banyak orang mulai menyadari akan pentingnya langkah ini.

Back to nature menjadi solusi aman bagi anda yang ingin hidup sehat alami dengan biaya yang murah serta aman dari efek samping berbahaya.

Tanaman obat-obatan alami
Gambar tanaman obat, source : mongabay.co.id

Alasan Memilih Back To Nature

Kesehatan merupakan hal yang sangat penting bagi kehidupan. Terganggunya kesehatan dapat menyebabkan segala sesuatu yang kita miliki tidak berarti. Siapapun tentu tidak ingin kesehatannya terganggu, akan tetapi jika hal tersebut terjadi, tentu satu-satunya pilihan adalah mengobatinya.

Pengobatan di rumah sakit kadang menimbulkan masalah sendiri, selain biaya pengobatan yang cukup mahal, terkadang pengobatan yang dilakukan menggunakan obat-obat kimia buatan tidak jarang menimbulkan efek samping yang dikemudian hari menimbulkan masalah baru. Solusi dari hal ini adalah dengan menggunakan obat-obatan alternatif yang relatif sedikit efek sampingnya. Salah satunya dengan menggunakan tanaman berupa daun, buah, akar, dan biji-bijian yang mempunyai khasiat sebagai obat, dan ini sebenarnya sudah dilakukan sejak dulu dizaman nenek moyang kita.

Sudah banyak diketahui bahwa dari sekian banyak tumbuhan yang ada di sekeliling kita, sebagian besar dapat digunakan sebagai obat alami, baik untuk jenis penyakit ringan maupun yang tergolong berat.

Kekayaan alam indonesia yang berbentuk flora amatlah banyak. Ribuan jenis flora Indonesia yang memiliki manfaat besar tersedia di tanah Indonesia. bahkan dari sekian banyaknya, sebagian besar belum dapat dimanfaatkan. Pemanfaatan tanaman yang utama adalah sebagai bahan makanan, tetapi selain sebagai bahan makanan juga masih banyak manfaat lainya seperti untuk perawatan kesehatan dan pengobatan penyakit.

Dari berbagai jenis tumbuhan yang dikenal dan memiliki manfaat, secara garis besar tumbuhan-tumbuhan tersebut dimanfaatkan sebagai berikut.
  • Tanaman pangan seperti padi, sayuran, dan jagung.
  • Tanaman papan seperti jati, kelapa, kayu-kayuan.
  • Tanaman sandang seperti kapas.
  • Tanaman industri seperti karet, dan sawit.
  • Tanaman obat seperti Jahe, Bawang merah, bawang putih, kayu manis, adas, pepaya, dan lainya.

Istilah back to nature memang baru gencar dibicarakan baru-baru ini. Namun penggunaan tanaman sebagai obat-obatan alami sudah dilakukan oleh nenek moyang kita,  kemudian dengan pengalaman atas kesembuhan yang didapat itu diberikan turun-temurun kepada anak cucu dari generasi ke generasi hingga sekarang. Penggunaannya pun tidak bergantung pada satu jenis tumbuhan, tetapi sudah didapat banyak jenis tumbuhan yang dapat digunakan sebagai bahan obat-obatan alami.

Kita harus bersyukur hidup di Indonesia yang memiliki kekayaan alam melimpah ruah. Berbagai jenis tanaman obat-obatan dapat tumbuh subur di Indonesia. bahkan antara tanaman berkhasiat obat dan tanaman pangan terkadang sulit dibedakan sebab tanaman biasanya memilki khasiat kedua-duannya, sebagai tanaman pangan, sekaligus bisa dimanfaatkan bisa dimanfaatkan sebagai tanaman yang mengandung khasiat obat alami, misalnya apel, strowberry, blue berry, brokoli, mangga, kubis, tomat, cabe, dan lainya yang merupakan tanaman pangan dan dapat dijadikan obat.

Sejarah penggunaan bahan-bahan alam sebagai obat tradisional yang dilakukan nenek moyang di Indonesia sejak berabad-abad yang lalu dibuktikan dengan adanya naskah lama pada daun lontar Husodo (Jawa), Usada (Bali), Lontarak Pabbura (Sulawesi Selatan), Dokumen Serat Primbon Jampi, Serat Racikan Bareh Wulang Dalem dan relief candi Borobudur yang menggambarkan orang sedang meracik obat (jamu) dengan tumbuhan sebagai bahan bakunya (Sukandar EY, 2006).

Kelebihan Obat Tradisional

Kelebihan dari penggunaan obat tradisional, terutama obat herbal adalah relatif kecil efek sampingnya jika penggunaanya tepat. Penggunaan tepat dalam hal ini meliputi:

  • Ketepatan jenis penyakit dengan bahan obat yang digunakan.
  • Ketepatan cara penggunaan.
  • Ketepatan dosis.
  • Ketepatan waktu penggunaan
  • Penelitian yang telah dilakukan terhadap tanaman obat sangat membantu dalam pemilihan bahan baku obat tradisional. Pengalaman empiris ditunjang dengan penelitian semakin memberikan keyakinan akan khasiat dan keamanan obat tradisional.

Tentang Cara Penggunaan Tanaman Obat

Umunya pengetahuan dan pemanfaatan tanaman berkhasiat obat kebanyakan berdasarkan pada pengalaman dan keterampilan yang secara turun-temurun telah diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. bahkan mayoritas masyarakat dalam pemanfaatan tanaman obat tersebut masyarakat hanya mengetahui khasiat tanaman berdasar kebiasaan, tanpa mengetahui kandungan apa yang terdapat dalam tanaman tersebut.

Cara Pemanfaatan tanaman sebagai obat atau lebih dikenal dengan obat herbal lebih banyak terdapat di negara-negara dunia ketiga, seperti Indonesia. akan tetapi, dalam perkembangannya obat herbal semakin diterima secara luas diseluruh negara di dunia. Bahkan kini semakin menjamur industri farmasi yang memanfaatkan tanaman sebagai bahan utamannya, istilah tersebut kita kenal dengan back to nature atau kembali ke alam.

Menurut catatan WHO tahun 2003, negara-negara yang banyak memanfaatkan tanaman obat paling banyak terdapat di Afrika mencapai hampir 80% dari populasi, menyususl adalah Amerika Latin dan Asia. Di ASIA tanaman obat yang sangat terkenal adalah pemanfaatan ginseng Cina, ginseng Korea, dan ramuan jamu-jamu dari Indonesia.

Perkembangan menunjukkan bahwa pemanfaatan tanaman obat, mulai terjadi peningkatan di negara-negara maju seperti Jepang, Amerika, dan Eropa. Faktor pendorong terjadinya peningkatan penggunaan obat herbal di negara-negara maju adalah usia harapan hidup yang lebih panjang pada saat prevalensi penyakit kronik meningkat, adanya kegagalan penggunaan obat modern untuk penyakit tertentu diantaranya penyakit kanker, jantung, dan semakin luasnya akses informasi mengenai obat herbal diseluruh dunia.

Efek Samping 

Yang perlu menjadi perhatian bagi para pengguna obat herbal adalah menghindari efek samping yang mungkin timbul, walaupun kemungkinan sangat kecil tetapi ini tetap harus diperhatikan.

Penggunaan obat tradisional yang memiliki efek samping sangat kecil, tetapi bukan berarti tanpa efek samping. Obat tradisional atau obat herbal tetap memiliki efek samping. Efek samping yang mungkin terjadi dapat dihindari antara lain dengan memperhatikan beberapa hal berikut:

  • Ketepatan bahan yang digunakan sebagai obat
  • Ketepatan dosis/ukuran
  • Ketepatan waktu pemakaian
  • Ketepatan cara penggunaan obat
  • Keepatan informasi
  • Ketepatan pemilihan bahan, dan
  • Tanpa penyalah gunaan atas obat herbal.

Kesehatan sangat penting bagi kita, tetapi tidak bisa dipungkiri bahwa kenyataan menunjukkan dengan berbagai pola hidup masyarakat yang masih kurang sehat, serta penggunaan pola makan yang kurang baik, memungkinkan itmbulnya berbagai gangguan kesehatan, baik yang ringan maupun yang relatif berat. Sementara harga obat semakin mahal dan tidak terjangkau oleh masyarakat.

Dengan adanya kekayaan ribuan tanaman herbal yang memiliki khasiat obat, ternyata kebutuhan masyarakat akan kesehatan dapat terbantu dan bahkan lebih terjamin keamanannya. Dengan keadaan ini, maka pemerintah dan masyarakat Indonesia harus mendorong penggunaan obat tradisional atau bat herbal di masyarakat. Dimana kita tahu Indonesia adalah negara yang memiliki ribuan tanaman yang berkhasiat obat. Tanaman ini dapat digunakan sebagai pencegahan terhadap berbagai penyakit, maupun sebagai pengobatan penyakit.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel