Kenali Penyebab, Jenis, Dan Cara Mengatasi Panu, Kadas dan Kurap

Hallo sahabat Caraida, sahabat tentu sudah tahu apa itu Panu, Kadas, dan Kurap. Penyakit ini merupakan jenis penyakit kulit yang penyebabnya yaitu adanya jamur yang tumbuh pada kulit. Memang Panu kadas dan kurang bukanlah penyakit yang berbahaya dan mematikan, namun rasa gatal yang ditimbulkannya akan sangat mengganggu aktivitas kita, dan juga jika letaknya ada di kulit luar seperti wajah, leher, dan tangan tentu akan tidak enak dilihat serta membuat tidak percaya diri.

Panu, Kadas dan kurap adalah salah satu penyakit kulit yang sering diderita oleh mereka yang hidup di daerah tropis. Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab panu, kadas dan kurap ini muncul pada kulit kita, sebagian besar kasus penyakit ini akibat aktivasi dari malassezia furfur, yaitu akibat adanya perubahan keseimbangan flora normal kulit.

Faktor yang dapat memperngaruhi keseimbangan tersebut, antara lain adalah faktor lingkungan dan suseptibilitas individual.

Cara mengatasi dan mengobati Panu, Kadas, Dan Kurap

Penyebab Penyakit Panu 

Penyakit panu banyak dijumpai pada usia belasan atau usia remaja. Panu ditemukan terutama pada daerah yang banyak menghasilkan keringat karena jamur hidup dan berkembang biak dari hasil metabolisme sebum.

Biasanya penyakit panu terdapat pada bagian dada dan meluas ke lengan, leher, kaki, ketiak, pelipatan paha, muka, dan kepala. Biasanya menyerang dibagian tubuh yang tertutup pakaian lembab.
Keluhan penderita panu pada awalnya timbul bercak yang berwarna cokelat atau bercak putih yang disertai dengan rasa gatal terutama pada waktu berkeringat.

Bercak putih tersebut disebabkan oleh asam dekarboksilase yang dihasilkan oleh jamur yang bersifat kompetitif inhibitor terhadap enzim tirosinase. Enzim ini mempunyai efek sitotoksik terhadap melanosit yang menghasilkan pigmen warna pada kulit.

Penyakit ini dapat didiagnosis berdasarkan tanda-tanda atau pengamatan langsung pada penderita. Biasanya timbul bercak-bercak putih atau cokelat atau kemerahan, bergantung pada warna kulit, dan bila digaruk akan terlihat kasar.

Pencegahan Penyakit Panu

Untuk mencegah terjadinya penyakit panu, kita harus memperhatikan hal-hal berikut ini:

Menjaga higienitas diri sendiri.
Hindari kelembapan kulit.
Hindari kontak langsung dengan penderita.


Mengobati Penyakit Panu, Kadas dan Kurap

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengobati panu, kadas atau kurap. Namun sebelum melakukan langkah pengobatan sebaiknya kenali dulu penyebab dan jenis penyakit kulit seperti panu, kadas atau kurap yang ada.

Penyebab Kurap atau Kadas

Kadas atau kurap digolongkan berdasarkan lokasi yang diserang jamur, penyebabnya antara lain:
Kurap yang menyerang kulit kepala atau sekitar alis (tinea kapitalis). Waspadalah jika kulit kepala terasa gatal sehingga menimbulkan kerontokan pada rambut. Kemungkinan disitu ada penyakit yang disebabkan jamur. Untuk memastikannya, perlu dilakukan pemeriksaan. Biasanya dokter memberikan salep atau krim anti jamur.

Kurap yang menyerang lipatan paha, daerah bawah perut, sekitar anuus atau daerah kelmin luar (tinea kruris). Bercak yang timbul akan berbentuk seperti lingkaran yang pada tepi lingkarannya akan tampak garis merah dan bersisik. Timbul rasa gatal, terutama jika tubuh berkeringat. Untuk mengatasinya, sebaiknya konsultasikan pada dokter spesialis kulit untuk mendapatkan pengobatan yang sesuai.

Kurap yang menyerang sela-sela jari dan telapak kaki (tinea pedis). Dalam bahasa awam disebut kutu air. Sering kali kutu air ini meluas sampai ke bawah jari dan sela-sela jari lain. Oleh karena lembab, kulit menjadi terlihat putih dan rapuh. Awalnya tidak ada gejala atau keluhan yang menghawatirkan. Namun, jika muncul bau tidak sedap dari kulit kaki, berarti terjadi infeksi jamur. Kemungkinan juga muncul infeksi bakteri dengan gejala bintil merah yang perih, bahkan dapat menimbulkan demam.

Kurap yang menyerang kuku (tinea unguinum). Kurap yang satu ini jarang dikeluhkan karena tidak menimbulkan nyeri. Namun kurap pada kuku paling sukar dan lama disembuhkan. Kuku lantas jadi rusak dan rapuh, bentuknya tidak normal lagi. Di bagian bawah kuku akan menumpuk sisa jaringan yang rapuh sehingga dapat menjadi sumber penularan ke kulit.

Tips Cara mengatasi Panu, Kadas dan Kurap

Bagi kalian yang tidak ingin muncul jamur di kulit berikut ada tips mencegah jamur kulit yang bisa kalian coba terapkan sebagai langkah untuk mencegah munculnya jamur penyebab panu, kadas dan kurap.

1. Kenali jenis infeksi jamur kulit

  • Panu (Pitiriasis versikolor); Menyerang penyakit kulit, ada bercak putih, merah, atau hitam.
  • Kurap (dermatofitosis); Pada umumnya berbentuk sisik kemerahan pada kulit atau sisik putih pada kuku, terjadi peradangan dan bisa menyebabkan bentuk kuku tidak rata permukaanya, berwarna kusam, atau membiru.
  • Ketombe (Pitriasis Sika)
  • Infeksi Kandida (Kandidosis) pada lipatan kulit, sela jari, sela paha, ketiak, bawah payudara, mulut (sariawan), genetalia (keputihan), dan ruam popok.


2. Kenali faktor-faktor  pencetus infeksi jamur
  • Lembap dan panas dari lingkungan, pakaian ketat, dan pakaian yang tidak menyerap keringat.
  • Keringat berlebihan karena berolahraga atau karena kegemukan.
  • Friksi atau trauma minor, misalnya gesekan pada paha orang gemuk.
  • Keseimbangan flora tubuh normal terganggu, antara lain karena penggunaan anti biotika, atau hormonal dalam jangka panjang.
  • Penyakit tertentu, seperti diabetes dan HIV/AIDS.
  • Kehamilan dan menstruasi. Kedua kondisi ini terjadi karena ketidak seimbangan hormone dalam tubuh sehingga rentan terhadap jamur.


3. Kenali cara memastikan penyakit jamur

Pemeriksaan tampilan secara klinis dapat kalian pilih. Pemeriksaan dengan bantuan sinar lampu Wood (UV), kerokan kulit, mukosa, kuku untuk pemeriksaan mikroskokopik dan mengetahui jenis jamurnya.

4. Hidup sehat dan bersih 

Dengan menerapkan gaya hidup sehat, dan bersih merupakan cara terbaik untuk menghindari penyakit kulit.

5. Jenis-jenis obat untuk infeksi jamur

Gunakan obat anti jamur, bisa berbentuk salep atau krim, obat minum, sabun mandi cair, bedak tabur,   atau sampo. Perhatikan petunjuk pemakaianya. Jika tingkat infeksi jamur parah, konsultasilah dengan dokter.

Kalian juga dapat mengobati panu, kadas, dan kurap menggunakan bahan-bahan alami seperti Jahe, Kunyit, lengkuas, Bawang Putih, Blimbing Wuluh, jeruk nipis, minyak Kelapa, belerang, dan lainya. Semua bahan tersebut dapat mengatasi jamur kulit. Sebagai campuran setiap bahan dapat ditambahkan belerang. Cara umum penggunaanya yaitu dengan dioles atau dibalurkan ke bagian kulit yang terkena panu, kadas atau kurap.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel