Berjuta Manfaat Dan Khasiat Cabai Rawit Serta Cara Penggunaanya

Cabai rawit yang kita kenal sebagai bumbu masak di dapur ini ternyata banyak mengandung khasiat dan manfaat untuk pengobatan berbagai macam penyakit pada manusia. Tanaman budidaya yang sering di tanam di pekarangan sebagai tanaman sayur atau tumbuh liar di tegalan dan tanah kosong yang terlantar ini terkenal dengan rasanya yang pedas. Selain sebagai sayur atau bumbu masak terdapat banyak penyakit yang dapat diobati dengan menggunakan cabai rawit ini.

Macam-macam cabai rawit

Khasiat dan manfaat cabai rawit untuk pengobatan

Cabai rawit terdiri dari 3 varietas, yaitu:
  1. Cengek leutik, buahnya kecil, berwarna hijau dan berdiri tegak pada tangkainya.
  2. Cengek domba, (cengek bodas) yang buahnya lebih besar dari cengek leutik, buah muda berwarna putih, setelah tua menjadi jingga.
  3. Ceplik, buahnya besar, selagi muda berwarna hijau dan setelah tua menjadi merah. Buahnya digunakan sebagai sayuran, bumbu masak, acar dan asinan. Daun muda dapat dikukus untuk lalap.


Cabai rawit memiliki rasa yang pedas, sifatnya panas, masuk meridian jantung dan pangkreas. Tumbuhan ini berkhasiat tonik, stimultan kuat untuk jantung dan aliran darah, antirematik, menghancurkan bekuan darah (antikoagulan), meningkatkan nafsu makan (stomakik), perangsang kulit (kalau di gosokkan ke kulit akan menumbulkan rasa panas, berfungsi sebagai campuran obat gosok), peluruh kentut (karmionatif), peluruh keringat (daforetik), peluruh liur dan peluruh kencing (diuretic).

Kandungan Kimia Cabai Rawit

Cabai rawit banyak kandungan kimianya diantaranya yaitu, buahnya mengandung kapsaisin, karotenoid, alkaloid asiri, resin, minyak menguap, vitamin A dan C. kapsaisin memberikan rasa pedas pada cabai, ber khasiat untuk melancarkan aliran darah serta pemati rasa kulit.

Biji mengandung solanine, solamidine, solamargine, solasodine, solasomine dan steroid saponin (kapsisidin). Kapsisidin bekhasiat sebagai anti biotik.

Dalam pemanfaatanya cabai rawit dapat digunakan sebagai:

  • Menambah nafsu makan
  • Menormalkan kembali kaki dan tangan lemas
  • Batuk berdahak
  • Melegakan rasa hidung tersumbat pada sinusitis, dan
  • Migraine


Penyakit penyakit yang dapat di obati dengan cabai rawit

Dalam kesepatan ini caraida akan share juga tentang cara mengobati penyakit dengan pengobatan ala cabai rawit untuk berbagai jenis penyakit yang sering di derita oleh manusia. Beberpa pemakaian cabai rawit untuk berbagai jenis penyakit dapat dilihat berikut ini.


1. Kaki dan tangan lemas (seperti lumpuh)

Untuk kaki dan tangan lemas seperti lumpuh silahkan sediakan 2 boggol akar cabai rawit, 15 pasang kaki ayam yang dipotong sedikit di atas lutut, 60 gr kancang tanah dan 6 butir hungcao.

Bersihkan bahan-bahan tersebut dan potong-potong seperlunya, tambahkan air dan arak sama banyaknya sampai bahan-bahan tersebut terendam seluruhnya (kira-kira 1 cm diatasnya). Selanjutnya tim ramuan tersebut. Setelah dingin saring dan air saringanya diminum sehari dua kali, masing-masing separo dari ramuan.

 2.Mengobati sakit perut

Cabai rawit juga dapat digunakan untuk mengobati sakit perut, caranya yaitu: cuci daun muda segar secukupnya, lalu giling sampai halus. Tambahkan sedikit kapur sirih, lalu aduk sampai rata. Balurkan ramuan tersebut pada bagian perut yang sakit.

2. Mengobati Rematik

Untuk mengobati rematik kita dapat memanfaatkan buah cabai rawit. Caranya yaitu; giling 10 buah cabai rawit sampai halus. Tambahkan ½ sendok the kapur sirih dan air perasan sebuah jeruk nipis, lalu aduk sampai rata. Balurkan ramuan tersebut pada bagian tubuh yang sakit.

3. Frostbite

Selain macam penyakit-penyakit diatas cabai rawit juga dapat dipakai untuk mengatasi frostbite, caranya yaitu: buah biji beberapa buah cabai rawit segar, lalu giling sampai halus, kemudian balurkan ke tempat yang sakit.

Catatan penting yang harus di pahami

  • Penderita penyakit saluran pencernaan, sakit tenggorokan dan sakit mata dianjurkan untuk tidak mengkonsumsi cabai rawit.
  • Rasa pedas di lidah menimbulkan rangsangan ke otak untuk mengeluarkan endofin yang dapat menghilangkan rasa sakit dan menimbulkan perasaan lebih sehat.
  • Cabai rawit dapat mengurangi kecenderungan terjadinya pengumpalan darah (thrombosis), menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida di hati.
  • Pada system reproduksi, sifat cabai rawit yang panas dapat mengurangi rasa tegang dan sakit akibat sirkulasi darah yang buruk. Selain itu, dengan kandungan zat antioksidan yang cukup tinggi, seperti vitamin C dan beta karotin, cabai rawit dapat digunakan untuk mengatasi ketidaksuburan / infertilitas, afrodisiak dan memperlambat proses penuaan.


Itulah beberapa uraian penting tentang khasiat cabai rawit dan cara penggunaanya untuk mengobati bermacam penyakit pada tubuh.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel